Friday, April 12, 2013
Diperuntukkan bagi anda yang ingin Hidup
This is one of my favorite page
from an AMAZING novel by Dewi Lestari, *SUPERNOVA (Kesatria, Putri, dan bintang jatuh)
SUPERNOVA
-Diperuntukkan
bagi anda yang ingin hidup-
Selamat datang,
Hari ini, supernova akan menelaah
sesuatu yang disebut RECTOVERSO.
RECTOVERSO adalah gambar yang
saling mengisi antarmuka belakang dan depan. Salah satu contoh rectoverso yang
bisa kita temui sehari-hari adalah ikon gambar di lembar uang kertas. Misalnya,
ada sebuah rectoverso yang secara utuh berupa lingkaran yang di dalamnya ada
lima kelopak, berjajar teratur, dan berpusat pada satu titik tengah.
Pada satu sisi kertas, gambar yang
dimunculkan adalah lingkaran dengan tiga kelopak. Pada sisi lain, gambar
lingkaran dengan dua kelopak, yang apabila disatukan dengan sisi baliknya akan
menampilkan rectoverso yang utuh, lingkaran dengan lima kelopak yang teratur
dan berpusat pada satu titik tengah.
Perspektif kita yang parsial tidak
akan melihat bahwa diri kita sebenarnya adalah rectoverso. Terlalu banyak
manusia yang menghabiskan seumur hidupnya dalam perasaan hampa, seakan-akan ada
sesuatu yang hilang dari dirinya dan tidak tahu apa. Lalu, mereka mencari, dan
mencari. Keluar dari inti mereka sendiri, dan kemudian tersesat. Dengan
bermacam-macam cara mereka, lalu memeras keringat dan otak untuk mendefinisikan
sesuatu yang hilang itu, yang kebanyakan mereka anggap berada di luar sana.
Manusia memang seolah didesain
untuk menunaikan satu misi, yakni mencari tahu asal usul mereka, demi kembali
merasa keutuhan itu, yang niscaya akan membuat mereka berhenti merasa kecil dan
ter-alien-asi di tengah megahnya jagat raya.
Lalu, bagaimana kalau ternyata apa
yang kita kira selama ini sebagai ketidaklengkapan sebenarnya hanya rectoverso
belaka? Yang artinya, kita tidak perlu ke mana-mana. Yang artinya lagi, untuk
merasa utuh kita hanya perlu mengubah perspektif kita. Ketika kita berhasil mengambil
jarak dari benih-benih pemecah belah dalam pikiran kita, rectoverso akan
tampil. Yang artinya lagi (dan lagi), apa yang anda ingin cari tidak berada di
luar sana. Sebaliknya, sangat dekat, tak berjarak. Temukan kenop anda, dan
putar. Lihat dengan cara yang lain.
Berhentilah merasa hampa.
Berhantilah minta tolong untuk dilengkapi. Berhentilah berteriak – teriak ke
sesuatu di luar sana. Berhentilah bertingkah seperti ikan di dalam kolam yang
malah mencari-cari air. Apa yang anda butuhkan semuanya sudah tersedia.
Tidak ada seorang pun mampu
melengkapi apa yang sudah utuh. Tidak ada sesuatu pun dapat mengisi apa yang
sudah penuh. Tidak ada satu pun yang dapat berpisah satu sama lain.
Tinggal kemauan anda untuk mampu
MENYADARINYA, atau tidak. Temukan kenop anda, dan putar.
Sampai jumpa di simpul benang perak
selanjutnya.
<send>
Wednesday, January 30, 2013
ALIVE
Aku masih hidup, mungkin kata mereka perasaanku aja yang
sudah mati, hati pun mulai mengkristal dan mengembun seperti hawa subuh dikala
adzan berkumandang, laksana pahatan kayu rapuh, tinggal jatuh dan hancur,
seperti alunan merdu gitar yang tiba-tiba putus petikannya, legam dan hampa harmoni.
Entah sampai kapan peristiwa itu terputar, balik dan berputar kembali seperti
sedia kala. Sajak, syair, irama melentang sahaja pun tak sanggup menuai irama
hati yang mungkin telah membusuk, tinggal dimakan ulat dan belatung, sungguh
miris mimpi ini.
Aku ingin
bangun, aku ingin kenyataan, tapi sungguh, aku tak suka dengan kenyataan yang
terlihat utopis, klise, ambigu belaka yang alurnya saja terlalu fantasy,
mungkin aku berhak hidup di mimpi. Dikala mimpi itu terlihat jelas titik
agungnya, mimpi itu pun perlahan namun pasti beranjak mengiringi mentari pagi,
lentera indah di ufuk timur yang selalu menyejukkan hati dan alam, terangnya,
sinar meganya, sungguh maha karya Tuhan citra alam ini yang mungkin bisa membangunkanku
dari semua mimpi-mimpiku sebelumnya.
Mungkin Tuhan
punya cara lain, mungkin Tuhan menganggapku istimewa, aku ga pernah berharap
kenyataan itu langsung ada sekejab, bukan juga bermaksud melarikan diri dari
realistic, entah dalam hal apapun, sekecil apapun mimpi, serumit apapun yang
aku fikirkan, sungguh.. Tuhan Maha Mendengar.
*dan aku masih terdiam, dibawah rintik semu hujan, perlahan biasan
celah cahaya menerpa, dimanakah titik yang ku tuju? Dimana bayanganku sekarang?
Entahlah.. Hanya saja aku tak ingin semua karakter dan cerita ini hanya
bermanipulasi bak seberkas coretan dinding tak sengaja, sungguh aku tak ingin cerita
ini hanya seperti setitik garis pensil diujung kulit buku hitam, tak terlihat
jelas, anti klimaks, monoton, dan seperti filosofi fiktif, sungguh aku tak
ingin~
kamu cat, aku rabbit
Dia terlihat begitu lucu saat tertawa. Terpancar air muka
bahagia dari sudut matanya yang runcing, begitu tajam saat ia melihatku. Aku
pun begitu senang dia tertawa denganku, cerita tentang kehidupan masing-masing,
we both! looks like cuttie cat and rabbit, separas.. aku menemukan kebahagiaan
disini, sekecil tawa pun begitu berarti, ini bukan karena kangen atas 8 thn
lalu, ini bukan karena dia cute ataupun care, ini semua karena NYAMAN. Ga ada
yang bisa ngalahin kata nyaman disini. Di cerita ini~
Subscribe to:
Posts (Atom)